CGTN: Tiongkok, ROK Mempererat Kerja sama dalam Bidang Kesejahteraan Perempuan dan Anak

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 8 Januari 2026 /PRNewswire/ — CGTN menerbitkan artikel tentang kerja sama yang semakin erat antara Tiongkok dan Republik Korea (ROK) dalam bidang kesejahteraan perempuan dan anak. Artikel ini juga mengangkat jamuan minum teh antara Peng Liyuan, istri Presiden China Xi Jinping, dan Kim Hea Kyung, istri Presiden ROK Lee Jae Myung, serta menegaskan capaian domestik dan komitmen Tiongkok terhadap isu global tersebut.

Peng Liyuan, istri Presiden Tiongkok Xi Jinping, berbincang sambil minum teh dengan Kim Hea Kyung, istri Presiden Republik Korea (ROK) Lee Jae Myung, di Beijing pada Senin lalu. Kim mendampingi Presiden Lee dalam kunjungan kenegaraan pertamanya ke Tiongkok.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya saling bertukar pandangan mengenai hubungan antarmasyarakat serta perhatian bersama terhadap pemberdayaan perempuan dan anak. Peng menekankan pentingnya hubungan erat antarmasyarakat dalam hubungan antarnegara. Ia berharap, kedua bangsa dapat memperkuat sikap saling memahami dengan meningkatkan interaksi. Kim memuji dedikasi jangka panjang Peng dalam memajukan kesejahteraan perempuan dan anak, serta menyatakan siap meningkatkan pertukaran bilateral dalam bidang ini.

Isu pemberdayaan anak juga tercermin pada tingkat pemerintah pada hari yang sama, tepatnya ketika Tiongkok dan ROK menandatangani nota kesepahaman tentang perlindungan hak anak dan peningkatan kesejahteraan anak. Disaksikan oleh para pemimpin kedua negara, kesepakatan tersebut mencakup kerja sama melalui dialog kebijakan, pertukaran personel, serta program peningkatan kapasitas.

Bagi Peng, kesejahteraan perempuan dan anak telah lama menjadi fokus utama dalam kiprahnya. Pada 2014, ia ditunjuk sebagai Utusan Khusus UNESCO Bidang Pendidikan Anak Perempuan dan Perempuan Dewasa. Penunjukan ini merupakan pengakuan atas kiprah Peng dalam pemberdayaan perempuan dan anak perempuan melalui pendidikan bermutu. Pada 2023, Peng bersama Organization of African First Ladies for Development meluncurkan program "Warm Children’s Hearts, a China-Africa Joint Action". Program ini telah menyalurkan bantuan kesehatan kepada anak-anak di lebih dari 50 negara di Afrika.

Komitmen Tiongkok yang Lebih Luas

Upaya menyeluruh Tiongkok dalam memajukan perkembangan perempuan dan anak telah menjadi contoh penting pada level global. Tiongkok bahkan menjadi negara pendapatan menengah-atas dengan kinerja terbaik di dunia dalam sejumlah indikator yang terkait dengan kesehatan ibu dan anak, seperti angka kematian ibu, bayi, dan balita. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengakui Tiongkok sebagai salah satu dari 10 negara dengan capaian terbaik dalam kesehatan ibu dan anak.

Di tingkat internasional, Tiongkok juga mengumumkan komitmen lanjutan untuk mendukung pemberdayaan perempuan secara global. Di ajang Global Summit of Women yang berlangsung di Beijing pada Oktober 2025, Presiden Xi mengumumkan sejumlah inisiatif baru: dalam lima tahun ke depan, Tiongkok akan menyalurkan kontribusi tambahan senilai US$10 juta kepada UN Women, serta mengalokasikan US$100 juta dari Dana Pembangunan Global dan Kerja Sama Selatan-Selatan Tiongkok untuk melaksanakan proyek kerja sama pembangunan bagi perempuan dan anak perempuan bersama sejumlah organisasi internasional. Tiongkok juga akan mendukung 1.000 program mata pencaharian "kecil namun berdampak" yang memprioritaskan perempuan dan anak perempuan sebagai penerima manfaat. Tiongkok juga mengundang 50.000 perempuan ke Tiongkok dalam program pertukaran dan pelatihan, serta mendirikan Global Center for Women’s Capacity Building, seperti disampaikan Presiden Xi.

Kontribusi Tiongkok tersebut mendapat pengakuan dari sejumlah organisasi internasional. Amakobe Sande, Perwakilan UNICEF untuk Tiongkok, menyatakan bahwa Tiongkok telah mencapai kemajuan signifikan dalam kesejahteraan anak di negara-negara Global South melalui berbagai program kerja sama pembangunan. Sementara, Gertrude Mongella, Sekretaris Jenderal Fourth World Conference on Women, menilai Tiongkok sebagai peserta dan kontributor penting dalam pemberdayaan perempuan global melalui kerja sama praktis yang berorientasi pada hasil.

https://news.cgtn.com/news/2026-01-06/China-ROK-to-strengthen-exchanges-on-welfare-for-women-and-children-1JIuMEvu144/p.html

Berita Terkait

Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
Yidan Prize 2026 Apresiasi Penggerak Perubahan yang Mendorong Kemajuan Pendidikan lewat Kesehatan, Nutrisi, dan Ekonomi
Huawei Perkenalkan Produk Flagship Generasi Baru dalam Acara Peluncuran Produk Global “Chase the Wild” di Munich
ITE Hong Kong 2027: Dua Pertiga “Trade Buyer” dan Wisatawan FIT Berasal dari GBA
Roborock Hadirkan Ekosistem Pembersihan Cerdas yang Berpusat pada Kebutuhan Pengguna, Mulai dari Ruang Keluarga hingga Kolam Renang, di IFA 2026
Hollyland Luncurkan Pyro 7 Ultra, Sistem Monitoring Nirkabel All-in-One untuk Kebutuhan Produksi Film Profesional

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:44 WIB

Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon

Jumat, 4 September 2026 - 09:36 WIB

Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026

Jumat, 4 September 2026 - 09:05 WIB

Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026

Jumat, 4 September 2026 - 08:59 WIB

Yidan Prize 2026 Apresiasi Penggerak Perubahan yang Mendorong Kemajuan Pendidikan lewat Kesehatan, Nutrisi, dan Ekonomi

Jumat, 4 September 2026 - 05:49 WIB

Huawei Perkenalkan Produk Flagship Generasi Baru dalam Acara Peluncuran Produk Global “Chase the Wild” di Munich

Berita Terbaru