CCTV+: Kerja sama Pertanian Tiongkok-Laos Hasilkan Sejumlah Perkembangan Baru pada 2025

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 30 Desember 2025 /PRNewswire/ — Tiongkok dan dan Republik Demokratik Rakyat Laos (Laos) terus mempererat kerja sama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Pada 2025, kemitraan yang terjalin antara kedua negara ini menghasilkan sejumlah manfaat nyata, mulai dari perencanaan di laboratorium hingga penerapan langsung di lapangan.


Laboratorium Tiongkok–Laos untuk Keamanan Tanaman Pangan, dipimpin oleh Institute of Plant Protection, Chinese Academy of Agricultural Sciences (IPPCAAS) dan Departemen Pertanian (DOA), Kementerian Pertanian dan Kehutanan Laos, menjadi unsur utama di balik kemitraan Tiongkok-Laos. Sepanjang tahun lalu, laboratorium ini telah menyempurnakan pengaturan tata kelola, menetapkan narahubung tetap di kedua pihak, serta menyiapkan perjanjian tambahan terkait radar serangga resolusi tinggi yang tengah mengajukan perizinan di Laos. Pihak Laos juga telah menyelesaikan penataan fasilitas laboratorium baru, termasuk asrama bagi para peneliti yang bertugas, sehingga tim teknis dapat bekerja dan merespons langsung di lokasi.

Di lapangan, kerja sama berfokus pada pembangunan sistem yang secara langsung melayani petani. Di wilayah tengah dan selatan Laos, stasiun perangkap cahaya pintar telah dipasang di lima provinsi pertanian utama—Vientiane, Bolikhamxay, Khammouane, Savannakhet, dan Champasak—untuk memantau hama utama pada tanaman jagung dan padi.

Uji coba lapangan menghubungkan teknologi ini dengan kegiatan produksi sehari-hari. Di sekitar Vientiane dan distrik sekitarnya, tim Tiongkok–Laos membangun petak uji tanam padi dan jagung untuk membandingkan pengendalian hayati, pengendalian kimia konvensional, serta paket pengendalian hama terpadu. Lewat uji coba yang dilakukan secara berdampingan ini, petugas setempat dan petani dapat mengamati langsung dampak dari berbagai metode terhadap kerugian hasil panen, kebutuhan tenaga kerja, biaya input, dan aspek keselamatan kerja. Dengan demikian, mereka bisa memilih kombinasi yang sesuai dengan kondisi lokal dan kebutuhan pasar.

Pengembangan kapasitas dan komunikasi menjadi elemen penting dalam kemitraan tersebut. Pada 2025, para ahli Tiongkok dan Laos menyelenggarakan empat putaran pelatihan kerja yang terhubung dengan lokasi pemantauan baru. Pelatihan ini mencakup pengoperasian dan perawatan perangkap cahaya, penanganan sampel, identifikasi hama, serta pencatatan data dasar, bahkan telah menjangkau lebih dari 60 teknisi tingkat provinsi, distrik, dan lapangan. Laboratorium Tiongkok-Laos untuk Keamanan Tanaman Pangan juga bekerja sama dengan National University of Laos untuk merekrut dan membimbing mahasiswa magang, serta membekali mereka dengan pengalaman langsung dalam riset pertanian terapan dan pengelolaan data. Untuk meningkatkan visibilitas kerja sama, panel informasi dwibahasa tentang mandat laboratorium bersama, lokasi pemantauan, dan petak uji tanam telah diproduksi, dan Televisi Nasional Laos telah meliput kegiatan ini melalui saluran berita dan platform daring.

Secara keseluruhan, perkembangan tersebut mencerminkan kiprah Tiongkok dan Laos yang menjalin kerja sama ilmu pertanian guna mendukung daya tahan tanaman pangan dan mata pencaharian pedesaan, serta menjadi contoh yang bermanfaat untuk kerja sama regional yang lebih luas.


 

Berita Terkait

Teknologi AI dan Proses Pengadaan Barang Secara Langsung Jadi Tren Baru di Ajang China Gift Fair Edisi Oktober
DJI Osmo Pocket 4P Pearl White Resmi Hadir di Pasar Global, Tawarkan Sentuhan Gaya yang Trendi bagi Kreator Sinematik di Seluruh Dunia
Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka
YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026
Hanwha Life Invitational Hadirkan Talenta Muda Golf Putri dari 6 Negara Asia di Panggung Internasional
Comarch Loyalty Mengubah Program Loyalitas Azerbaijan Airlines Menjadi Ekosistem Teknologi Finansial
Tianneng Luncurkan Portofolio Baterai dengan Berbagai Bahan Kimia, Perkuat Ekosistem Energi Baru yang Dirancang Menurut Kebutuhan Pasar Lokal
Mewujudkan pengalaman hidup yang lebih baik, EZVIZ memulai roadshow-nya di Indonesia untuk mendefinisikan ulang konsep rumah pintar, dimulai dengan sistem akses yang lebih cerdas melalui portofolio produk smart lock yang memenangkan penghargaan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Teknologi AI dan Proses Pengadaan Barang Secara Langsung Jadi Tren Baru di Ajang China Gift Fair Edisi Oktober

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:00 WIB

DJI Osmo Pocket 4P Pearl White Resmi Hadir di Pasar Global, Tawarkan Sentuhan Gaya yang Trendi bagi Kreator Sinematik di Seluruh Dunia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:14 WIB

YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Hanwha Life Invitational Hadirkan Talenta Muda Golf Putri dari 6 Negara Asia di Panggung Internasional

Berita Terbaru

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB