Envision Energy Memasang Turbin Angin PLTB Terbesar untuk Pasar Internasional yang Berlokasi di Filipina, Dorong Masa Depan Energi Terbarukan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUCENA, Filipina, 11 Maret 2026 /PRNewswire/ — Envision Energy mengumumkan, turbin generator angin 8 MW (WTG) pertama yang dipasok untuk Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Alabat telah dipasang di Pulau Alabat. Pencapaian ini menjadi perkembangan penting untuk proyek PLTB pertama Envision di Filipina, sekaligus menjadi turbin angin terbesar yang pernah dikirimkan Envision ke pasar internasional hingga saat ini.

Turbin berkapasitas 8 MW tersebut memiliki diameter rotor 182 meter, ketinggian sumbu 105 meter, serta panjang bilah 90 meter. Turbin ini dilengkapi teknologi tahan badai yang dirancang khusus untuk kondisi cuaca ekstrem yang umum terjadi di wilayah kepulauan dan pesisir. Proyek berkapasitas 64 MW ini dikembangkan oleh Alternergy Holdings Corporation, salah satu pelopor pengembangan PLTB di Filipina. Proyek ini merupakan bagian dari Green Energy Auction Program (GEAP) Putaran 2 yang digagas oleh pemerintah Filipina. Setelah selesai dibangun, proyek ini akan menjadi salah satu proyek PLTB pertama yang terealisasi melalui program tersebut sehingga turut meningkatkan kapasitas energi terbarukan di negara tersebut.

Chou De Loh, Country Manager, Envision Energy untuk Filipina, mengatakan: "Keberhasilan pemasangan turbin pertama untuk Proyek PLTB Alabat merupakan perkembangan penting bagi Envision di Filipina dan kawasan Asia Tenggara. Proyek ini juga menandai sejumlah terobosan teknologi bagi Envision, termasuk penggunaan desain turbin tahan badai, pemasangan menara bertingkat, serta pengiriman langsung turbin angin dengan kapal tongkang dari Tiongkok ke pasar internasional untuk pertama kalinya. Meski menghadapi kondisi lokasi yang penuh tantangan dan cuaca ekstrem, tim kami bekerja sama dengan Alternergy dan mitra lokal untuk menyelesaikan proyek ini dengan aman dan efisien. Kami ingin terus bekerja sama dengan para mitra di Filipina guna mempercepat transisi energi dan menghadirkan semakin banyak solusi energi terbarukan yang inovatif di kawasan ini."

Knud Hedeager, President, Alternergy Wind Holdings Corporation, menambahkan, "Pemasangan turbin generator angin pertama ini benar-benar merupakan sebuah pencapaian penting. Kami menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pengiriman langsung menggunakan kapal tongkang khusus, pembangunan dermaga khusus di pulau, penanganan peralatan berukuran besar, hingga pengurusan ratusan izin, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini membuktikan bahwa dengan tekad kuat dan kemitraan yang tepat, kita dapat melampaui berbagai batasan dan mendorong energi terbarukan ke garis depan, terutama di tengah kondisi global yang tidak menentu. Keberhasilan awal ini semakin memperkuat visi kami menuju masa depan yang didukung oleh energi terbarukan."

Seiring dengan ekspansi Envision Energy di kawasan Asia Tenggara, proyek ini membuktikan kemampuan perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur energi terbarukan berskala besar di lingkungan yang penuh tantangan, sekaligus mendukung transisi kawasan menuju masa depan energi yang lebih berkelanjutan.

Berita Terkait

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru
Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045
Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi
Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari
Tradewind Finance Sediakan Fasilitas Anjak Piutang Ekspor Tanpa Hak Regres Sebesar AS$2,5 Juta Untuk Eksportir Kabel Asal Vietnam
ACT Genomics Tingkatkan Layanan Pengujian Genomik yang telah Diakui Secara Klinis Menjadi Panel 101 Gen dengan Waktu Pemrosesan Tujuh Hari
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Ant International, IFC, dan GCash Kembangkan “Sustainability Impact Scorecard” sebagai Inovasi yang Memperluas Akses Pembiayaan UMKM

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 02:00 WIB

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Senin, 20 April 2026 - 07:55 WIB

Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045

Senin, 20 April 2026 - 07:18 WIB

Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi

Senin, 20 April 2026 - 05:28 WIB

Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari

Senin, 20 April 2026 - 01:44 WIB

Tradewind Finance Sediakan Fasilitas Anjak Piutang Ekspor Tanpa Hak Regres Sebesar AS$2,5 Juta Untuk Eksportir Kabel Asal Vietnam

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB