Sejumlah Desa di 6 Kecamatan di Kabupaten Hulu Musi Rawas Utara, Sumsel Masih Terendam Banjir

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 17 Januari 2024 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

6 Kecamatan di Kabupaten Hulu Musi Rawas Utara, Sumsel Masih Terendam Banjir. (Dok. BPBD Hulu Musi Rawas Utara)

6 Kecamatan di Kabupaten Hulu Musi Rawas Utara, Sumsel Masih Terendam Banjir. (Dok. BPBD Hulu Musi Rawas Utara)

INFOTELKO.COM – Perkembangan pada Senin 15 Januari 2023 petang menyebutkan wilayah hulu Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan, masih terendam banjir.

Tinggi muka air bagian hulu sungai mengalami kenaikan.

Sejauh ini sejumlah desa yang tersebar di enam kecamatan terdampak banjir sejak Kamis (11/1/2023), pekan lalu, pukul 07.00 WIB.

Keenam kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Ulu Rawas, Rawas Ulu, Karang Jaya, Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir.

Sedangkan wilayah yang masih teridentifikasi adanya genangan berada di Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo. Ketinggian air 1,5 meter.

Baca artikel lainnya di sini : Akibat Hujan dan Pasang Air Laut, Sebanyak 458 Rumah Terendam Banjir di Kota Pangkalpinang

Sedangkan di Kecamatan Rawas Ilir, genangan tertinggi mencapai 3 meter.

Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara mencatat tidak ada korban akibat peristiwa ini.

Sebanyak 13.527 KK atau 54.108 jiwa di enam kecamatan terdampak banjir tersebut.

Lihat juga konten video, di sini: Indonesia Konsisten Bela Palestina, Capres Prabowo Subianto: Kami Terus Koordinasi dengan Mesir

Sementara itu kerugian tercatat sebagai berikut 13.766 unit rumah terdampak, di antaranya rumah rusak berat 8 unit, 2 lainnya hanyut dan rusak ringan 229 unit.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Kerugian infrastrutkur yang terendam mencakup jalan, fasilitas pendidikan 36 unit, kesehatan 41, kantor 62 dan irigasi 97.

Ditambah lagi, jembatan gantung rusak berat 6 unit dan rusak ringan 1.

Selain infrastruktur, banjir juga menyasar kerugian aset warga pada sektor perikanan dan peternakan.

Pihak BPBD setempat masih terus melakukan pemutakhiran data terdampak dan kerugian.

Hingga akhir pekan ini, Kabupaten Musi Rawas Utara masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Oleh karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga dan pemerintah daerah untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi potensi dampak atau bahaya susulan.

Bencana hidrometeorologi basah juga terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin.

Genangan di pemukiman warga antara 50 – 100 cm. Kondisi ini disampaikan BPBD setempat pada Senin (15/1/2024), sekitar pukul 09.57 WIB.

Banjir menggenangi 4 kecamatan, yaitu Lais, Plakat Tinggi, Sungai Keruh dan Sanga Desa. Sebanyak 750 KK terdampak, namun BPBD menginformasikan tidak ada korban jiwa akibat insiden ini.

Sedangkan kerugian tercatat rumah warga rusak berat sebanyak 1 unit.

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan serta diperburuk banjir kiriman dari Sungai Batanghari Leko.

Banjir terjadi pada Rabu lalu (10/1/2023), pukul 01.00 WIB.

Secara umum, pada Selasa (16/1/2024) hingga dua hari ke depan, wilayah Sumatra Selatan masih berpotensi terhadap hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.

BNPB meminta kesiapsiagaan bersama dalam antisipasi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor.

Berbagai upaya dapat dilakukan untuk kesiapsiagaan, di antaranya memantau kondisi cuaca secara rutin dan evakuasi sesuai arahan petugas berwenang.***

Berita Terkait

Sebanyak 3,2 Juta WNI Main Judi Online, Uang Triliunan Terdeteksi Mengalir ke 20 Negara Mayoritas di Asean
Prabowo Subianto Ajak Pemerintah Negara-negara Lain untuk Desak Israel untuk Segera Hentikan Serangan
Dugaan Korupsi Pengadaan Fiktif Telkom Group, KPK Sita 2 Kantor di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan
Dugaan Korupsi Pengadaan Fiktif Telkom Group, KPK Sita 2 Kantor di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan
Prabowo Terima Panglima Angkatan Bersenjata Inggris, Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan RI – Inggris
Sebagai Saksi Kasus Korupsi PT Telkom Tbk, KPK Periksa Komisaris PT Asiatel Globalindo Tan Heng Lok
Kasus Korupsi Timah, Berikut Daftar 6 Tersangka yang Dikenai Penerapan Tindak Piidana Pencucian Uang
Wabendum Partai Nasdem Sebut Surya Paloh Tahu Dana Kegiatan Partainya Berasal dari Anggaran Kementan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 09:56 WIB

Presiden Jokowi Jelaskan Soal Rencana Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Etanol Asal Brasil

Senin, 10 Juni 2024 - 11:09 WIB

Emil Salim Institute Sebut Transisi Menuju Energi Terbarukan Berjalan Bila Pemerintah Memiliki ‘Political Will’

Minggu, 9 Juni 2024 - 07:51 WIB

Berikut Ini Daftar Lengkap Sebanyak 6 Wilayah Tambang yang Disiapkan untuk Ormas Keagamaan

Kamis, 6 Juni 2024 - 18:56 WIB

Peningkatan CSA Index Juni 2024 ke 60 Menunjukkan Harapan Baru Bagi Kinerja IHSG

Sabtu, 1 Juni 2024 - 10:48 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Terima Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo – Gibran

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:59 WIB

Indonesia dan Rusia Bahas Langkah Strategis Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan, Investasi, dan Industri

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:25 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Ungkap Alasan Pertumbuhan Ekonomi pada 2025 akan Naik

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:59 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 8 Persen dalam 2-3 Tahun ke Depan, Prabowo Subianto Optimistis Mampu

Berita Terbaru