Yili Pertahankan Posisi dalam Daftar 500 Merek dengan Valuasi Tertinggi di Dunia

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yili Retains Position in World’s 500 Most Valuable Brands

Yili Retains Position in World’s 500 Most Valuable Brands

DAVOS, Swiss, 28 Januari 2026 /PRNewswire/ — Pada 20 Januari 2026, daftar "Brand Finance Global 500 2026" diluncurkan di Davos, Swiss. Yili Group, produsen produk susu terkemuka di Asia, menempati peringkat ketiga dengan valuasi merek USD14,5 miliar dalam kategori merek makanan global.

Yili Retains Position in World’s 500 Most Valuable Brands
Yili Retains Position in World’s 500 Most Valuable Brands

Yili terus memperkuat manajemen rantai pasok, melakukan diversifikasi portofolio produk, serta mempererat kolaborasi dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berkat upaya tersebut, Yili berhasil menarik banyak konsumen baru sehingga mendorong kenaikan valuasi merek sebesar 29,2%, pertumbuhan terpesat di sektor makanan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Yili semakin gencar berekspansi di pasar internasional dengan prinsip "global mindset, local operations". Secara global, Yili mengoptimalkan alokasi kapasitas produksi dan rantai pasok. Dari sisi sumber daya, Yili memperoleh bahan baku premium dari berbagai negara untuk menjamin kualitas produk. Dalam hal inovasi, Yili memanfaatkan sumber daya penelitian dan pengembangan (R&D) mutakhir pada tingkat global untuk mengubah keunggulan teknologi menjadi daya saing produk yang berkelanjutan. Di pasar, Yili memperkuat penetrasi dan profil merek di luar negeri melalui aktivitas operasional di pasar lokal serta koordinasi saluran penjualan global untuk merespons beragam kebutuhan konsumen dengan cepat.

Hingga kini, Yili telah membangun 15 pusat R&D dan inovasi, serta 81 fasilitas produksi di seluruh dunia. Beragam produknya—mulai dari susu cair, susu bubuk, yogurt, keju, hingga es krim—dipasarkan di lebih dari 60 negara dan wilayah sehingga mencerminkan pengaruh global Yili yang terus meningkat.

Brand Finance merupakan konsultan independen terkemuka di dunia dalam bidang valuasi merek dan strategi merek. Daftar "Brand Finance Global 500 2026", disusun berdasarkan riset dan evaluasi sistematis di 193 negara dan wilayah, diluncurkan setiap tahun bertepatan dengan World Economic Forum di Davos, serta memiliki pengaruh dan kredibilitas global.

 

Berita Terkait

PADMA RUN BANDUNG 2026 KEMBALI DIGELAR DENGAN MISI YANG LEBIH BESAR, MENYATUKAN PARA PELARI UNTUK PERUBAHAN
DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem
Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV
World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura
53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia
Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan
Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”
Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 00:01 WIB

PADMA RUN BANDUNG 2026 KEMBALI DIGELAR DENGAN MISI YANG LEBIH BESAR, MENYATUKAN PARA PELARI UNTUK PERUBAHAN

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:28 WIB

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:21 WIB

Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:21 WIB

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia

Berita Terbaru