INFOTELKO.COM – Calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto mengungkapkan kebijakan yang akan diterapkannya jika terpilih sebagai presiden 2024-2029.
Salah satunya adalah memberikan makan siang gratis di sekolah, pesantren dan bantuan gizi.
Hal itu disampaikan Prabowo di hadapan massa Relawan Pedagang Indonesia Maju (RAPIM) yang mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan Prabowo-Gibran di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (8/12).
“Kita harus berani sekarang, turun intervensi dan untuk itu, manakala Prabowo-Gibran menerima mandat dari rakyat, tentunya bersama tim kita, saudara-suadara sekalian”.
Baca Juga:
Cara Mencari Top Up DANA Murah dengan Membandingkan Total Biaya
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
“Kta akan melaksanakan pemberian makan siang dan susu untuk semua anak Indonesia, termasuk yang masih di kandungan ibunya,” kata Prabowo.
Baca artikel lainnya di sini : Soal Politik Saat Ini, Capres Prabowo Subianto: Jangan Marah-marah Kita Semua Saling Menghormati
“Karena dia sembilan bulan di kandungan ibunya, dan ibunya harus kita dukung,” sambungnya.
Dalam perjalanannya, Prabowo mengakui masih ada pihak yang pesimis mengenai kebijakan makan siang dan peningkatan gizi tersebut.
Baca Juga:
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Namun, lanjut Prabowo, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sudah menegaskan bahwa program pemberian makan siang gratis merupakan langkah yang paling tepat untuk mengurangi kemiskinan, menghilangkan angka kurang gizi, serta stunting.
Lihat juga konten video, di sini: Capres Prabowo Subianto Sebut Indonesia Dihormati Negara Lain Karena Damai, Perlu Kerja Keras Bersama
“PBB mengatakan, cara inilah yang paling benar untuk mengurangi kemiskinan, menghilangkan kurang gizi, stunting, dan ini yang akan membawa suatu bangsa bangkit menjadi bangsa yang kuat,” tegas Prabowo.
Sebanyak 76 negara di dunia telah mengimplementasikan kebijakan yang sama. Selain itu, enam negara lainnya juga tengah menyiapkan program serupa.
Baca Juga:
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
“Kita sudah simulasi dengan angka-angka, ternyata 76 negara di dunia sudah memberi makan siang gratis untuk anak-anaknya,” ujar Prabowo:
“Sebanyak 76 negara, dan sekarang kalau tidak salah ada tambahan 6 negara lain yang sedang menyiapkan. Dengan Indonesia berarti 7 negara. 76 negara sudah,” sambung Prabowo.
Pada dasarnya, kebijakan makan siang gratis serta peningkatan gizi ini disiapkan oleh Prabowo-Gibran beserta tim untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia.
Dengan kebijakan ini, harapannya anak-anak Indonesia akan tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat, dan cerdas.
Hal-hal itu tentunya dapat menjadi modal penting bagi pembangunan bangsa Indonesia ke arah yang lebih maju.
“Anak-anak Indonesia akan tumbuh menjadi warga negara yang cerdas, yang kuat, yang bisa bekerja, yang bisa membawa Indonesia benar-benar menjadi negara makmur dan kuat,” pungkas Prabowo.*















