INFOTELKO.COM – Capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto menekankan bahwa hilirisasi mutlak dilakukan.
Agar bangsa Indonesia dapat menikmati potensi kekayaannya sendiri tanpa mengalami net outflow terus-menerus.
“Kebijakan kadang bisa mengubah nasib suatu bangsa. Kita bisa hentikan mengalirnya kekayaan negara kita keluar,” kata Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto menyampaikan paparan visi dan misi perekonomian RI di acara Sarasehan 100 Ekonom yang digagas INDEF, Jakarta, Rabu 8 November 2023.
Baca Juga:
Cara Mencari Top Up DANA Murah dengan Membandingkan Total Biaya
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Salah satu yang digarisbawahi adalah hilirisasi industri pertahanan (inhan).
Baca artikel lainnya, di sini: Bikin Portal Berita Melayani Jasa Pembuatan Media Online yang Berkualitas dengan Paket Hemat
Prabowo Subianto mengatakan, diperlukan investasi pendidikan seperti science, technology, engineering, and mathematics (STEM).
Agar menghasilkan sumber daya manusia unggul untuk kemampuan produksi.
Baca Juga:
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
“Yang terjadi pada abad ke-21 ini adalah suatu revolusi yang namanya STEM,” ujar Prabowo Subianto.
“Industri pertahanan memang tidak bisa lepas dari pendidikan. Kalau kita bicara hilirisasi (inhan), kita bicara ilmu STEM. Ini bermanfaat untuk produksi,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo Subianto berharap Indonesia dapat mencetak lebih banyak lulusan pendidikan di bidang STEM.
Seperti Cina yang tiap tahunnya dapat menghasilkan 4,6 juta dan India 2,5 juta sarjana di bidang tersebut.
Baca Juga:
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
“Kita pun harus investasi besar-besaran dalam pendidikan, terutama STEM. Kita nggak usah terlalu minder, ya kita ketinggalan, tapi saya optimis,” ucap Prabowo Subianto.***













