INFOTELKO.COM – Capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto menekankan bahwa hilirisasi mutlak dilakukan.
Agar bangsa Indonesia dapat menikmati potensi kekayaannya sendiri tanpa mengalami net outflow terus-menerus.
“Kebijakan kadang bisa mengubah nasib suatu bangsa. Kita bisa hentikan mengalirnya kekayaan negara kita keluar,” kata Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto menyampaikan paparan visi dan misi perekonomian RI di acara Sarasehan 100 Ekonom yang digagas INDEF, Jakarta, Rabu 8 November 2023.
Baca Juga:
HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm
FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026
Salah satu yang digarisbawahi adalah hilirisasi industri pertahanan (inhan).
Baca artikel lainnya, di sini: Bikin Portal Berita Melayani Jasa Pembuatan Media Online yang Berkualitas dengan Paket Hemat
Prabowo Subianto mengatakan, diperlukan investasi pendidikan seperti science, technology, engineering, and mathematics (STEM).
Agar menghasilkan sumber daya manusia unggul untuk kemampuan produksi.
Baca Juga:
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik
Ruang Pamer Produk Pelapis Terbesar di Dunia — 3TREES Catat Guinness World Record
“Yang terjadi pada abad ke-21 ini adalah suatu revolusi yang namanya STEM,” ujar Prabowo Subianto.
“Industri pertahanan memang tidak bisa lepas dari pendidikan. Kalau kita bicara hilirisasi (inhan), kita bicara ilmu STEM. Ini bermanfaat untuk produksi,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo Subianto berharap Indonesia dapat mencetak lebih banyak lulusan pendidikan di bidang STEM.
Seperti Cina yang tiap tahunnya dapat menghasilkan 4,6 juta dan India 2,5 juta sarjana di bidang tersebut.
“Kita pun harus investasi besar-besaran dalam pendidikan, terutama STEM. Kita nggak usah terlalu minder, ya kita ketinggalan, tapi saya optimis,” ucap Prabowo Subianto.***













