Cathay United Bank Jadi Bank Taiwan Pertama yang Bergabung dalam Green Investments Partnership

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi bersama Pentagreen Capital dan mitra global untuk mendukung transisi hijau di Asia

TAIPEI, 21 Mei 2026 /PRNewswire/ — Cathay United Bank ("CUB") berpartisipasi dalam pendanaan tahap kedua Green Investments Partnership (GIP), inisiatif blended finance yang dikelola Pentagreen Capital. Sebagai bank Taiwan pertama yang bergabung dalam GIP, CUB memiliki komitmen kredit yang mendukung pengembang global dalam menjalankan proyek investasi hijau. Pada tahap pendanaan pertama, inisiatif ini berhasil menghimpun dana sebesar USD 510 juta. Setelah tambahan komitmen dari CUB dan sejumlah investor lain, total komitmen pendanaan yang terkumpul diperkirakan mencapai USD 800 juta.

CUB, the first Taiwanese bank to partner with the GIP, participated in the second close of the blended finance program managed by Pentagreen Capital. (photo by: Pentagreen Capital)
CUB, the first Taiwanese bank to partner with the GIP, participated in the second close of the blended finance program managed by Pentagreen Capital. (photo by: Pentagreen Capital)

GIP bernaung dalam program Financing Asia’s Transition Partnership (FAST-P), inisiatif yang diluncurkan Monetary Authority of Singapore (MAS). Program tersebut dikelola Pentagreen Capital, platform pembiayaan utang infrastruktur berkelanjutan yang didirikan HSBC dan Temasek. Melalui skema pembiayaan inovatif, program ini mempercepat pengembangan infrastruktur berkelanjutan di Asia. Program ini juga menutup kesenjangan pembiayaan hijau di negara berkembang. Partisipasi CUB mencerminkan kiprah sektor keuangan Taiwan yang semakin aktif dalam pembiayaan berkelanjutan global, serta memperkuat posisi bank tersebut di pasar pembiayaan internasional.

CUB menjelaskan, platform ini menggunakan struktur blended finance untuk menghadirkan solusi investasi dan pembiayaan yang lebih beragam. Melalui skema tersebut, lembaga keuangan, instansi pemerintah, hingga badan usaha milik negara dapat bergabung guna mendukung proyek infrastruktur hijau di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Pendanaan tahap pertama GIP sebelumnya didukung sejumlah institusi, termasuk International Finance Corporation (IFC), Export Finance Australia, dan British International Investment.

Sebagai institusi keuangan yang telah lama mengembangkan pembiayaan berkelanjutan di Asia, CUB menyambut baik program ini. Melalui komitmen pembiayaan tersebut, CUB mendukung berbagai pengembang global yang menggarap proyek investasi hijau dan infrastruktur berkelanjutan.

Michael Wen, Executive Vice President, Cathay United Bank, berkata, "Cathay United Bank memiliki komitmen jangka panjang terhadap pembiayaan berkelanjutan dan terus memperluas jangkauan bisnisnya, baik di dalam maupun luar negeri. Kami gembira bekerja sama dengan Monetary Authority of Singapore, Temasek, dan HSBC dalam pendanaan tahap kedua GIP. Keterlibatan Cathay United Bank sebagai bank Taiwan pertama dalam platform blended finance ini merupakan pencapaian penting yang mempertegas peran kami dalam mendukung kerja sama pembiayaan berkelanjutan di pasar internasional, sekaligus memperluas kehadiran di kawasan Asia Pasifik."

Cathay United Bank saat ini memiliki lebih dari 67 kantor perwakilan di 11 pasar internasional. CUB terus memperkuat komitmen jangka panjang di kawasan ASEAN melalui kantor cabang dan kantor perwakilan di Singapura, Vietnam, dan Malaysia, serta sejumlah pasar utama lain seperti Tiongkok dan Hong Kong guna mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Berbekal pengalaman luas dalam penyaluran pembiayaan berkelanjutan, CUB pernah menangani pembiayaan proyek pembangkit listrik tenaga surya pertama di Taiwan, berpartisipasi dalam pinjaman sindikasi proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) lepas pantai pertama di Taiwan, mendukung salah satu proyek PLTB darat terbesar di Vietnam, serta menyalurkan fasilitas pinjaman berbasis target keberlanjutan yang pertama di Filipina. 

Ke depan, Cathay United Bank akan terus memperkuat jaringan internasional serta memperluas kapabilitas di bidang pinjaman lintasnegara, structured finance, dan pembiayaan proyek guna menghadirkan solusi keuangan komprehensif yang mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Berita Terkait

Gastronomi memasuki Academy of Fine Arts pada tanggal 20 Mei 2026 saat chef pendiri Restaurant Guy Savoy menjadi anggota
Singapura Perkuat Ekosistem AI Bersama Mitra Global, Percepat Penerapan Teknologi di Dunia Nyata
Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Perluas Jangkauan Regional dan Promosikan Malaysia Healthcare Melalui Malaysia Fair Jakarta 2026
Haier Resmi Jadi Sponsor Utama Al Ahly FC Selama Empat Tahun, Sponsor Utama Kedua Al Ahly
Penerbangan eVTOL Perdana di Asia Tengah: AutoFlight Unjuk Kemampuan eVTOL di Kazakhstan
ATxSummit 2026 Resmi Dibuka, Ambisi Regional Dorong Pemanfaatan AI untuk Kepentingan Publik
Debut “The Princess Wencheng Banquet”: Suguhkan Pertunjukan Makan Malam Imersif Pertama yang Memadukan Elemen Budaya dan Pariwisata
Lianlian DigiTech Perkuat Strategi di Timur Tengah, Hadirkan Layanan Pembayaran Resmi dari DIFC

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:13 WIB

Gastronomi memasuki Academy of Fine Arts pada tanggal 20 Mei 2026 saat chef pendiri Restaurant Guy Savoy menjadi anggota

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Singapura Perkuat Ekosistem AI Bersama Mitra Global, Percepat Penerapan Teknologi di Dunia Nyata

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:57 WIB

Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Perluas Jangkauan Regional dan Promosikan Malaysia Healthcare Melalui Malaysia Fair Jakarta 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:25 WIB

Haier Resmi Jadi Sponsor Utama Al Ahly FC Selama Empat Tahun, Sponsor Utama Kedua Al Ahly

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:51 WIB

Penerbangan eVTOL Perdana di Asia Tengah: AutoFlight Unjuk Kemampuan eVTOL di Kazakhstan

Berita Terbaru