Sempat Mangkir, Ketua KPK Firli Bahuri Diminta Mantan Penyidik KPK untuk Dibawa ke Polda Metro Jaya

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 23 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. (Dok. Hulusungaiutarakab.bnn.go.id)

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. (Dok. Hulusungaiutarakab.bnn.go.id)

INFOTELKO.COM – Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap meminta pimpinan KPK kooperatif terhadap proses hukum di Polda Metro Jaya.

Yudi Purnomo meminta Ketua KPK Firli Bahuri dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan kasus dugaan pemerasan terhadap Mantan Menteri Pertanian SYL.

Diketahui, Firli Bahuri mangkir dari panggilan tim penyidik Polda Metro Jaya.

Di mana seharusnya Firli menjalani pemeriksaan terkait dugaan pemerasan terhadap pada SYL, Jumat (20/10/2023).

“Oleh karena itulah maka pimpinan KPK bukan hanya menyampaikan ketidakhadiran Firli saat Jumat (20/10/2023) kemarin.”

Baca artikel lainnya di sini : Sapu Langit Digital Melayani Jasa Pembuatan Media Online yang Berkualitas dengan Paket Hemat

“Tapi juga harus kooperatif menghadirkan Firli Bahuri ke Polda Metro Jaya, Selasa (24/10/2023), agar tidak mangkir lagi,” kata Yudi Purnomo dalam keterangannya.

“Bahkan kalau pimpinan KPK juga ingin datang untuk menemani sebagai solidaritas ya silahkan saja. Tapi yang jelas Firli wajib datang,” ucapnya.

Terlebih, menurutnya Polda Metro Jaya telah telah mengumumkan kepada publik terkait pemanggilan Firli, besok.

Oleh karena itu berdasarkan KUHAP, maka penyidik Polda Metro Jaya dapat langsung membawa paksa Firli dimana pun posisinya berada.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, Firli Bahuri tidak hadir memenuhi panggilan Polda Metro Jaya.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Namun, Ghufron memastikan, Firli Bahuri tetap menghormati panggilan pemeriksaan tersebut.

“Namun, pada waktu dan tanggal tersebut terdapat kegiatan yang telah teragenda sebelumnya.”

“Oleh karena itu, Ketua KPK Firli Bahuri belum dapat menghadiri panggilan dimaksud,” kata Ghufron dalam keterangannya, Jumat (20/10/2023).

Dia memastikan, pihaknya telah mengonfirmasi dengan berkirim surat untuk penjadwalan ulang dengan tembusan Kapolri dan Menkopolhukam RI.

Dia mengklaim, panggilan surat pemeriksaan itu terlalu mendadak, karena baru diterima pada Kamis (19/10/2023).

“Di samping itu tentunya diperlukan waktu yang cukup bagi Ketua KPK untuk mempelajari materi pemeriksaan.”

“Mengingat panggilan baru diterima oleh Ketua KPK pada 19 Oktober 2023,” ujar Ghufron.

Ghufron memastikan, KPK juga patuh terhadap hukum di institusi lainnya.

Dia berharap, penegakkan hukum yang benar-benar sesuai prosedur, hukum acara, serta fakta-fakta hukumnya.

“Kami memastikan bahwa proses ini tidak akan mengganggu ataupun menghambat proses-proses hukum tindak pidana korupsi. Tentunya yang sedang KPK lakukan,” ucapnya.***

Berita Terkait

Diplomasi ASEAN Kembali Diuji, Prabowo Apresiasi Gencatan Senjata Thailand-Kamboja
GoTo dan Google Terseret Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Pendidikan Nasional
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
ORARI Usia 57: Mandiri, Non Politik, Bermartabat di Tengah Tantangan Internal
Kemenhan Hanya Terima Handphone, Bukan Satelit: Pemerintah Bongkar Dugaan Penipuan Kontrak Rp350 Miliar
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi Dituduh Terima 50 Persen Komisi Judi Online, Ini Bantahan Lengkapnya
Laporan Audit Internal Telkomsel Bocor ke Publik, Kapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Panggil Telkomsel?
Lakukan Inisiasi Beasiswa Terhadap Anak-anak Palestina, Presiden Prabowo Subianto Ungkap Alasannya

Berita Terkait

Rabu, 30 Juli 2025 - 09:24 WIB

Diplomasi ASEAN Kembali Diuji, Prabowo Apresiasi Gencatan Senjata Thailand-Kamboja

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:26 WIB

GoTo dan Google Terseret Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Pendidikan Nasional

Sabtu, 12 Juli 2025 - 06:48 WIB

ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Kamis, 10 Juli 2025 - 13:16 WIB

ORARI Usia 57: Mandiri, Non Politik, Bermartabat di Tengah Tantangan Internal

Kamis, 12 Juni 2025 - 15:50 WIB

Kemenhan Hanya Terima Handphone, Bukan Satelit: Pemerintah Bongkar Dugaan Penipuan Kontrak Rp350 Miliar

Berita Terbaru