Digitalisasi Adalah Langkah Penting untuk Dorong UMKM, Penciptaaan Lapangan Kerja dan Peluang Usaha

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 2 Januari 2024 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Khusus Presiden RI Putri Tanjung. (Instagram.com/@putri_tanjung)

Staf Khusus Presiden RI Putri Tanjung. (Instagram.com/@putri_tanjung)

INFOTELKO.COM – Digitalisasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan dalam upaya mendorong UMKM “naik kelas”.

Sekaligus menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat, 97 persen lapangan kerja di Indonesia dikontribusi oleh UMKM.

Demikian disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

“Karenanya digitalisasi itu adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh para pelaku UMKM untuk dapat ‘naik kelas’,” kata Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga mengapresiasi penyelenggaraan “Pahlawan Digital UMKM 2023” yang diinisiasi Staf Khusus Presiden RI Putri Tanjung.

Baca artikel lainnya di sini :Pertamina Turunkan Harga Bahan Bakar Minyak di Awal Tahun 2024, Sesuaikan dengan Harga Minyak Dunia

Kegiatan itu bertujuan untuk menjaring inovator digital yang berkomitmen membantu para pelaku UMKM naik kelas dan lebih berdaya.

Dengan berbagai inovasi dan solusi digital serta menjadi bagian ekosistem pengembangan kewirausahaan nasional.

“Sebanyak 10 finalis ini harus kita fasilitasi untuk dapat scale up karena UMKM-lah yang akan membawa bangsa ini naik kelas menuju Indonesia Emas 2045,” kata Sandiaga.

Lihat juga konten video, di sini: Bupati Cianjur Herman Suherman Sampaikan Keprihatinan atas Terjadinya Gempa di Sumedang

Staf Khusus Presiden yang juga inisiator “Pahlawan Digital UMKM 2023”, Putri Tanjung, menjelaskan mekanisme pemilihan UMKM terbaik di ajang ini.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Putri mengatakan akan melihat beberapa hal mulai dari keberlanjutan usaha dan dampaknya terhadap lingkungan terutama terhadap bisnis UMKM.

“Kita menyeleksi inovator itu based on many things,” kata Putri Tanjung.

“Kita melihat founder-nya dulu, kemudian growth business-nya, kemudian sustainability-nya, cash flow dan profitabilitas”.

“Dan impact-nya berapa besar UMKM yang bisa dibantu dan ke depan multiplier effect-nya seperti apa,” ujar Putri Tanjung.

Di sektor ekonomi kreatif sendiri ada tiga subsektor dengan kontribusi terbesar yakni kuliner, kriya, dan fesyen.

Nilai dari kontribusi subsektor kuliner sendiri mencapai lebih dari 40 persen.

Menparekraf Sandiaga berharap kolaborasi antara pemerintah bersama swasta dan pihak-pihak lainnya.

Untuk terus mendukung pengembangan UMKM sebagai tulang punggung peningkatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja masyarakat.

“Bagaimana UMKM itu dapat sustainable (berkelanjutan) tentunya adalah dengan prinsip-prinsip ekonomi hijau dimana digitalisasi ada di dalamnya.”

“Pelaku UMKM harus dapat terus melakukan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan semangat gerak cepat, gerak bersama dan garap semua potensi termasuk online yang ada di depan kita,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Apalagi Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yakni jumlah penduduk Indonesia sebesar 70 persen akan ada dalam usia produktif (15-64 tahun) pada tahun 2045.

UMKM tentunya akan memiliki peranan besar dalam mengkapitalisasi bonus tersebut dalam penyerapan tenaga kerja.

“Dengan digitalisasi, ekonomi kita akan semakin efisien dan semakin bernilai tambah,” kata Sandiaga, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Minggu (31/12/2023).

“Dan target kita untuk bisa mengkapitalisasi bonus demografi dalam 5 hingga 10 tahun ke depan bisa diakselerasi oleh digitalisasi di sektor UMKM,” ujar Sandiaga.***

Berita Terkait

Teten Masduki Sebut UMKM Bagian dari PDB yang Berkontribusi terhadap Pendapatan Nasional
BRI Sukseskan UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR: Puluhan Negara Ikut Serta
Kredit Usaha Menengan Kecil dan Mikro BRI Terus Tumbuh hingga Capai Rp989,6 Triliun
Dukung UMKM Naik Kelas dengan Sertifikasi TKDN, BRI Gandeng Dekranas dan Kementerian BUMN
BUMN dan Himpunan Bank Milik Negara Fokus pada Pembiayaan, Erick Thohir: Dorong UMKM Go Global
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 08:58 WIB

Usai Geledah Kantor Walikota Mbak Ita, KPK Cegah 4 Piihak dalam Dugaan Kasus Korupsi di Kota Semarang

Rabu, 17 Juli 2024 - 08:29 WIB

Soal Wacana Pembatasan Pembelian Bahan Bakar Minyak Bersubsidi, Ini Tanggapan Airlangga Hartarto

Senin, 15 Juli 2024 - 07:23 WIB

Insiden Penembakan Menimpa Mantan Presiden AS Donald Trump, Ini Komentar Presiden Jokowi

Rabu, 10 Juli 2024 - 10:28 WIB

OJK Berhasil Ungkap Penyalahgunaan Dana Investor yang Dititipkan ke Influencer Ahmad Rafif Raya

Rabu, 3 Juli 2024 - 15:22 WIB

Kejagung Sita Gula Kristal Putih 413 Ton dan Gula Kristal Mentah 300 Ton dalam Kasus Impor Gula PT SMIP

Rabu, 3 Juli 2024 - 15:01 WIB

KPK Panggil Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Kasus Korupsi Pengadaan LNG Karen Agustiawan

Sabtu, 29 Juni 2024 - 15:00 WIB

Peretas PDNS Tak Libatkan Negara, Menkominfo Budi Arie Setiadi: Perorangan dengan Motif Ekonomi

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:51 WIB

TNI Langsung Ambil Sikap Terkait Peretasan yang Dilakukan oleh Hacker Asing Terhadap Badan Intelijen Strategis

Berita Terbaru