Merck dan ChemLex Teken Nota Kesepahaman untuk Mempercepat Pengembangan Platform Kimia Otomatis dan Inovasi Teknologi

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi strategis ini membangun kerangka kerja untuk menyatukan eksperimen otomatis dan sarana kerja kimia mutakhir guna mempercepat riset dan penemuan dalam Ilmu Hayati dan Elektronika

SINGAPURA dan SHANGHAI, Jan. 21, 2026 /PRNewswire/ — Merck, perusahaan sains dan teknologi terkemuka, bersama ChemLex, perusahaan inovasi yang berkantor pusat di Singapura dan pelopor sintesis kimia otomatis berbasiskan AI, hari ini mengumumkan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) untuk menjajaki kolaborasi strategis dalam pengembangan paradigma penelitian dan pengembangan (litbang).

MOU ini mencerminkan komitmen kedua perusahaan untuk memajukan penemuan sains dalam ilmu hayati dan elektronika. Komitmen ini menyatukan keahlian ilmiah, serta kemampuan Merck dalam menjembatani temuan ilmiah dan penerapan praktis dengan platform kimia otomatis dan kemampuan ChemLex dalam mengolah data. Melalui kolaborasi ini, kedua pihak ingin meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan reproduksibilitas riset kimia, mulai dari tahap penemuan awal hingga pengembangan, untuk berbagai lini bisnis Merck.

Dalam kerangka MOU tersebut, Merck dan ChemLex akan mengeksplorasi berbagai potensi kerja sama, termasuk sintesis otomatis, optimalisasi reaksi, eksperimen berkapasitas tinggi (high-throughput experimentation), serta integrasi platform kimia. Tahap awal kerja sama akan berfokus pada identifikasi program kimia berdampak tinggi dan perumusan jalur menuju kolaborasi lebih lanjut pada masa depan.

Marc Horn, President, Merck China, berkata: "Kemitraan strategis dengan ChemLex menyatukan AI dan otomatisasi dalam kegiatan litbang kami, serta membuktikan komitmen Merck dalam mengadopsi transformasi digital dan mempercepat inovasi. Kami berharap dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi pelanggan melalui kolaborasi ini."

Dr. Sean Lin, Founder & CEO, ChemLex, berkata: "Platform sintesis kimia kami yang beroperasi selama 24/7 dengan mekanisme respons AI tertutup terus mengubah batas efisiensi dalam sintesis kimia. Kolaborasi mendalam dengan Merck China tidak hanya menjadi peluang penting untuk memvalidasi dan mengoptimalkan teknologi dalam skenario aplikasi yang lebih luas, namun juga membantu kami mengeksplorasi masa depan sintesis kimia cerdas bersama tim riset kelas dunia."

MOU ini menegaskan minat kedua perusahaan terhadap sains eksperimental yang skalanya mudah dikembangkan dan sarat data, serta membangun kemitraan jangka panjang untuk mendorong inovasi yang memadukan ilmu kimia dan otomatisasi. Kedua perusahaan akan melanjutkan diskusi guna mengevaluasi langkah-langkah berikutnya dalam kerangka MOU tersebut.

Berita Terkait

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama
Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru
Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga
Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya
Risen Energy Raih Pesanan Modul HJT 1,2 GW dari China Huaneng Group, Semakin Memperkuat Posisinya sebagai Pemimpin Industri
Fortune perluas kepemimpinan di Asia dengan Direktur Editorial dan Kepala Brand Studio baru

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Kamis, 16 April 2026 - 02:00 WIB

Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Kamis, 16 April 2026 - 01:00 WIB

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Berita Terbaru