Dirjen Anggaran Kemenkeu Lepas dari Agenda Pemeriksaan Kejagung yang Disiarkan ke Publik, Mengapa?

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 17 Juni 2023 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPR RI Santoso. (Dok. Dpr.go.id)

Anggota Komisi III DPR RI Santoso. (Dok. Dpr.go.id)

INFOTELKO.COM – Anggota DPR RI Santoso mengatakan Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berpeluang diminta keterangan oleh Komisi III DPR RI.

“Iya (peluang dipanggil dalam rapat). Kami dorong dan pantau terus kasus ini jangan berhenti pada tujuh orang tersangka,” kata Santoso saat dihubungi di Jakarta, Jumat 16 Juni 2023.

Dia menyoroti adanya dugaan tebang pilih Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengembangkan kasus dugaan korupsi proyek menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4 dan 5 BAKTI Kominfo.

Dugaan adanya kongkalingkong itu muncul setelah Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata lepas dari agenda pemeriksaan Kejagung yang disiarkan ke publik.

Padahal, Isa sudah tiga kali dimintai keterangan dalam pengembangan kasus yang telah menjerat Menkominfo nonaktif Johnny G Plate tersebut.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Soal Pemanggilan Mentan Syahrul Yasin Limpo KPK Sebut Tak Ada Kaitan dengan Target Menteri atau Politik

Santoso yakin pemeriksaan terhadap Isa bisa membuka kasus itu selebar-lebarnya.

Dia menilai jika keterangan Isa menjadi pintu masuk Kejagung untuk menelusuri pihak-pihak lain yang terlibat dalam proyek BTS tersebut.

“Mengenai pemeriksaan Dirjen Anggaran Kemenkeu yang telah diperiksa oleh Kejagung sebagai saksi adalah terobosan yang bisa saja akan mengarah kepada pihak-pihak yang terlibat pada mega korupsi BTS ini.”

“Jika terus dilakukan pengembangan oleh Kejagung akan terungkap nanti nama-nama lain yang terlibat,” jelasnya.

Nama Isa tercatat sudah tiga kali menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4 dan 5 BAKTI Kominfo.

Rinciannya, pada Selasa, 31 Januari, Senin, 6 Februari, dan Rabu, 7 Juni 2023, belum diketahui secara pasti peran Isa dalam kasus ini.

Namun, kuat dugaan Isa mengetahui banyak ihwal rasuah megaproyek tersebut.

Kepada awak media, Isa juga tak banyak berkomentar saat disinggung soal pemeriksaannya kemarin.

“Nanti, nanti ya,” kata Isa ditemui di Kejagung, Rabu, 7 Juni 2023.

Di sisi lain, Santoso mengaku bangga dengan kerja Kejagung yang menetapkan Plate sebagai tersangka dalam kasus ini.

Menurut dia, Korps Adhyaksa membuktikan kepada publik telah bekerja maksimal dalam membongkar praktik rasuah di Tanah Air.

Ia berharap Kejagung tak boleh tebang pilih dalam mengembangkan kasus itu.

Kejagung harus mengusut pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk Isa.

Santoso mengingatkan Kejagung untuk bersikap transparan. Institusi yang dipimpin Jaksa Agung ST Burhanuddin itu diharap membuka ke publik soal nama-nama pihak yang terlibat dan saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut.

“Untuk memberi ruang kepada publik bahwa Kejagung terus mengembangkan kasus ini.”

“Kejagung diharapkan selalu membuka informasi ke publik siapa saja yang telah diperiksa sebagai saksi,” pesannya.*.

Berita Terkait

Inilah Profil Dirgayuza Setiawan yang Dikabarkan akan Menjadi Wakil Menteri BUMN di Kabinet Prabowo – Gibran
Inilah Profil Sudayono yang Diisukan akan Menjadi Wakil Menteri Koperasi, UKM dan Pasar Tradisional
Berdasarkan Poster Viral, Ini Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka
VIDEO – Prabowo Sebut Indonesia Harus Kejar Ketertinggalan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Bidang STEM
Komisi Pemilihan Umum Tanggapi Viralnya Hasil Pemungutan Suara Pemilu 2024 Luar Negeri di Media Sosial
Meningkatkan Daya Saing: Kadin dan BNSP Jajaki Kerjasama Sertifikasi Kompetensi
Ahok Ungkap Alasan Dirinya Mengundurkan Diri Sebagai Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero)
Hujan Lebat, Sebanyak 183 KK Terdampak Banjir di 3 Desa di Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 15 Februari 2024 - 11:36 WIB

Tunggu Hasil Resmi dari Pihak KPU: Prabowo Subianto Pidato Usai Unggul dalam Berbagai Quick Count

Selasa, 6 Februari 2024 - 07:38 WIB

Usai Debat Terakhir, Prabowo Subianto Pulang Kampung Disambut Puluhan Ribu Masyarakat Sulut

Sabtu, 3 Februari 2024 - 15:38 WIB

Dari Makassar, Prabowo Subianto Langsung Hadiri Apel Akbar di JCC Temui Ribuan Relawan Muda

Kamis, 1 Februari 2024 - 09:10 WIB

Sempat Disorot Jokowi, Prabowo Juga Buka Suara Soal Anggaran Stunting Rp 10 M yang Kurang Efisien

Jumat, 26 Januari 2024 - 21:57 WIB

Gibran Rakabuming Raka Sebut Pembangunan di Papua Tidak Boleh Ditinggalkan, Harus Terus Dibangun

Selasa, 23 Januari 2024 - 14:17 WIB

120 Pengusaha Alumni AS Termasuk Djarum, Sampoerna, Adaro, dan Grup Lainnya Dukung Prabowo

Selasa, 23 Januari 2024 - 10:28 WIB

Masyarakat Yogyakarta Padati Jalan, Antusias Sambut Prabowo – Gibran di Depan Kantor Gubernur Jogja

Selasa, 23 Januari 2024 - 08:08 WIB

Prabowo Ketagihan Kue Kering dan Keripik Ikan Patin UMKM MDS Coop: Pas Kebetulan Belum Makan

Berita Terbaru